Sidoarjo, Kampus Ursulin-Sanmaris – Pada tanggal 5–6 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Character Building BKS Kevikepan Surabaya yang bertempat di Bumi Perkemahan Sasana Krida Jatijejer. Kegiatan ini mengusung tema "Make Your Move, Act With Heart" dan diikuti oleh 111 siswa dari 37 sekolah di wilayah Kevikepan Surabaya. SMP Santa Maria Sidoarjo mengirimkan tiga perwakilan, yaitu Marcellino Pramudya Fernandes, Anastasia Gabriella Gunadhi, dan Florentina Ellysia Nugroho, untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Selama dua hari, kami mengikuti berbagai kegiatan yang bertujuan melatih jiwa kepemimpinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab. Kegiatan diawali dengan Misa Pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan dan tantangan kelompok yang mengajarkan pentingnya komunikasi, saling percaya, dan kekompakan.
Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah tantangan membuat sebuah rumah yang harus dapat menampung seluruh 111 peserta. Awalnya kami mengira tantangan ini akan mudah, tetapi ternyata tidak sesederhana itu. Setiap peserta memiliki ide, cara berpikir, dan pendapat yang berbeda. Tantangan sekaligus keseruannya adalah bagaimana menyatukan begitu banyak pendapat menjadi satu keputusan yang disepakati bersama. Dalam prosesnya, kami belajar mengesampingkan ego, mau mendengarkan pendapat orang lain, serta menerima bahwa ide kami belum tentu menjadi pilihan kelompok. Dari kegiatan ini kami menyadari bahwa kerja sama bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan tentang bagaimana semua anggota dapat saling melengkapi untuk mencapai tujuan yang sama.

Kami juga mengikuti tes kepribadian DISC yang membantu kami mengenal karakter diri sendiri. Dari sesi ini, kami memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Perbedaan tersebut bukan untuk dibandingkan, melainkan justru bisa saling melengkapi ketika bekerja dalam satu tim. Selain itu, ada beberapa kegiatan yang paling berkesan, seperti Misi Superman, Misi Superteam, Misi Bhinneka Tunggal Ika, dan Misi Nusantara. Setiap misi memberikan pelajaran yang berbeda. Ada yang melatih rasa percaya diri, komunikasi, kepedulian terhadap teman, hingga rasa cinta terhadap Indonesia. Semua kegiatan dikemas dengan cara yang menyenangkan sehingga kami bisa belajar sambil bermain.
Hal yang paling kami rasakan selama kegiatan ini adalah belajar bekerja sama dengan teman-teman dari berbagai sekolah. Masing-masing peserta memiliki karakter, cara berpikir, dan cara memimpin yang berbeda. Dari pengalaman tersebut, kami belajar bahwa menjadi seorang pemimpin bukan berarti harus selalu menjadi orang yang paling menonjol. Seorang pemimpin justru harus mampu mendengarkan, menghargai pendapat orang lain, dan mengajak semua anggota bergerak menuju tujuan yang sama.

Kegiatan ini juga membuat kami semakin memahami bahwa sebelum memimpin orang lain, seseorang harus mampu memimpin dirinya sendiri. Seorang pemimpin perlu memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, rendah hati, dan berani mengambil tindakan, bukan hanya memberikan perintah.
Character Building BKS Kevikepan Surabaya memberikan banyak pengalaman dan pelajaran yang berharga, tidak hanya bagi kami sebagai perwakilan SMP Santa Maria Sidoarjo, tetapi juga bagi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan kepemimpinan ini.
Penulis: Marcellino Pramudya Fernandes (kelas IX), Anastasia Gabriella Gunadhi (kelas IX), dan Florentina Ellysia Nugroho (kelas VIII)
