Sidoarjo, Kampus Ursulin – Sanmaris, menghadapi dinamika pendidikan dewasa ini, SMP Santa Maria Sidoarjo menggelar kegiatan pengembangan diri bertajuk "Mendampingi dan Menjadi Teladan bagi Gen Alpha" pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (TU) ini bertujuan untuk mempersempit jarak antargenerasi dan memperkuat peran pendidik sebagai figur teladan bagi siswa-siswi yang notabene adalah Generasi Alpha.
Kegiatan ini menghadirkan Lembaga Hestios Surabaya, sebuah lembaga konsultan psikologi dan pengembangan sumber daya manusia yang berpengalaman dalam pendampingan institusi pendidikan. Tim Hestios membawa pendekatan interaktif yang menggabungkan pemahaman teoretis dengan praktik langsung, agar para peserta dapat merasakan tantangan yang dihadapi siswa.

Rangkaian acara dikemas secara dinamis melalui beberapa sesi utama yang mencakup aspek kognitif dan emosional. Sesi pertama berisi permainan simulasi kerja sama tim yang menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam mencapai tujuan bersama. Kemudian, pada sesi kedua, para peserta diajak untuk membagikan (sharing) kebahagiaan dan stres diri masing-masing. Hal ini memberikan ruang refleksi bagi guru dan TU untuk mengenali kondisi mental mereka agar tetap mampu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik.
Sesi berikutnya, Andhika Alexander Repi selaku fasilitator memberikan materi tentang pengenalan gairah (passion) dan lintas generasi. Peserta diajak memahami perbedaan nilai dan cara komunikasi antara pendidik (mayoritas Milenial dan Gen Z) dengan siswa Gen Alpha. Sesi terakhir menjadi salah satu yang paling bermanfaat bagi peserta, yakni mengenali profil kepribadian diri sendiri, rekan kerja, maupun siswa. Mereka dikenalkan dengan tes psikologi kepribadian DISC yang dapat membantu mengidentifikasi kepribadian, kemudian menentukan langkah yang diambil berdasarkan kepribadian lawan bicara.
Peserta menyampaikan bahwa mereka merasa lebih mengenali diri sebagai figur penting di sekolah. Kegiatan ini juga membantu peserta mengatasi kendala internal dalam melayani di sekolah. Para pendidik berkomitmen untuk lebih peka terhadap kebutuhan siswa, lebih berani mengambil sikap, dan terus belajar memahami karakter anak zaman sekarang agar dapat mendampingi mereka dengan cara yang tepat dan benar.
Dalam menghadapi Gen Alpha, pendidik harus menjadi teladan (role model) yang mampu menyeimbangkan kecanggihan digital dengan nilai-nilai kemanusiaan yang hangat. Para guru dituntut untuk terus belajar memahami lintas kepribadian dan karakter agar pendampingan menjadi lebih tepat sasaran.
Dengan berakhirnya lokakarya (workshop) ini, besar harapan agar semangat yang terbangun di SMP Santa Maria Sidoarjo dapat terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang harmonis; tempat setiap guru dan staf bukan hanya sekadar pengajar, tetapi juga menjadi teladan nyata bagi pertumbuhan Generasi Alpha.
Penulis : Nicolaus Henry S. (guru SMP Santa Maria Sidoarjo)
