News &
Updates

News Image

Share

Dari Tenda hingga Cerita
30 Mei 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin - Sanmaris – Sabtu (16/05/26) merupakan hari yang penuh dengan keseruan, tantangan, dan tawa bagi seluruh peserta didik kelas 7 dan kelas 9 SMP Santa Maria II Sidoarjo. Setelah sekian lama mempersiapkan diri, mereka akhirnya melaksanakan kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) Tahun Ajaran 2025/2026 yang bertempat di Sasana Krida Jati Jejer (SKJJ), Trawas. Kegiatan rutin tahunan ini dirancang bukan sekadar untuk berkemah, melainkan sebagai wadah efektif dalam membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, berani, serta tangguh dalam menghadapi tantangan.

Rangkaian kegiatan Perjusa diawali sejak hari Jumat dengan registrasi peserta dan upacara pembukaan di sekolah yang berlangsung khidmat. Setelah itu, dengan menaiki armada kendaraan elf yang telah disiapkan, para peserta menempuh perjalanan menuju bumi perkemahan Sasana Krida Jati Jejer dengan penuh antusias. Setibanya di lokasi, suasana pegunungan yang asri langsung menyambut mereka. Para siswa pun bergegas melakukan pengecekan tenda dan menata perlengkapan pribadi di dalam tenda masing-masing bersama regunya.

Hari pertama diisi dengan berbagai dinamika kelompok yang seru. Salah satu kegiatan yang paling menantang di sore hari adalah permainan Dasa Dharma. Dalam permainan ini, para peserta diajak bermain sambil menghafal dan mendalami nilai-nilai luhur Pramuka melalui strategi tim yang cerdik. Memasuki waktu malam, suasana berubah menjadi hangat dan meriah saat prosesi penyalaan api unggun yang berkobar besar, dilanjutkan dengan pentas inagurasi. Setiap regu menampilkan kreativitas terbaik mereka di atas panggung, memicu gelak tawa sekaligus decak kagum dari seluruh penonton yang hadir. Setelah keseruan inagurasi, malam itu ditutup dengan kegiatan refleksi malam dan jelajah malam yang menguji keberanian serta kekompakan dalam menembus kesunyian malam.

Keesokan harinya, Sabtu, para peserta bangun pagi-pagi sekali untuk mengikuti kegiatan meditasi dalam keheningan alam guna merenungkan rasa syukur kepada Tuhan. Setelah pikiran menjadi tenang, suasana kembali ceria dengan diadakannya senam Pramuka bersama untuk meregangkan otot dan membakar semangat. Puncak acara pada hari kedua adalah penjelajahan alam. Dalam rute jelajah alam ini, para peserta harus melewati berbagai pos tantangan kepramukaan, mulai dari pos P3K, pioneering, hingga rintangan fisik yang menguji ketahanan mereka. Seluruh rangkaian petualangan ini pun ditutup dengan upacara penutupan sebelum akhirnya para siswa kembali pulang ke Sidoarjo dengan selamat.

Berdasarkan lembar evaluasi yang diisi pascakegiatan, Perjusa kali ini meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi para peserta. Fragancia Fertiana, salah satu siswi kelas 7A, mengungkapkan rasa bahagianya. "Melalui Perjusa, saya dapat mengenal dan lebih akrab dengan kakak kelas 9, serta membuat kenangan baru. Kegiatan ini menjadi wadah perkembangan yang sederhana tetapi berdampak positif bagi kemandirian saya," ujarnya. Sementara itu, bagi Keith Landon dari kelas 7A, momen yang paling berkesan adalah saat api unggun dan pentas inagurasi. "Penampilan inagurasinya sangat seru dan membuat saya senang. Kegiatan jelajah alamnya juga mengajarkan kita arti penting menolong teman di pos P3K serta bagaimana berusaha melewati rintangan di depan kita," cerita Keith dengan penuh semangat.

Meskipun beberapa siswa mengaku merasa sangat lelah, mengantuk, dan harus rela berbasah-basahan atau terkena lemparan tepung di pos permainan, mereka tetap merasa senang karena bisa berseru-seruan bersama teman-teman. Melalui kegiatan ini, kebersamaan antarsiswa terjalin semakin erat, memupuk jiwa kepemimpinan, dan menanamkan komitmen nyata agar mereka bisa menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.